Jalur Rel Pekalongan-Sragi Belum Bisa Dilewati akibat Banjir, Begini Rekayasa Pola Operasi

Ahmad Antoni
Jalur hulu dan hilir pada petak jalan Stasiun Pekalongan - Stasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7, masih belum dapat dilalui perjalanan kereta api akibat genangan air yang menutup kedua jalur rel. Foto: Istimewa

PEKALONGAN, iNewsSemarang.id - KAI Daop 4 Semarang menginformasikan hingga saat ini jalur hulu dan hilir pada petak jalan Stasiun Pekalongan - Stasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7, masih belum dapat dilalui perjalanan kereta api akibat terendam yang menutup kedua jalur rel.

Oleh sebab itu, KAI Daop 4 Semarang tetap memberlakukan penutupan jalur sebagai langkah pengamanan demi mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menjelaskan, KAI Daop 4 saat ini melakukan berbagai upaya penanganan secara intensif, baik dari sisi prasarana, operasional perjalanan, maupun pelayanan kepada pelanggan.

“Petugas prasarana kami terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian genangan air di lokasi kejadian. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan dan menentukan langkah operasional selanjutnya,” ujar Luqman, Sabtu (17/1).

Sebagai bagian dari mitigasi operasional, KAI Daop 4 Semarang juga telah menyiagakan dan mengirimkan lokomotif khusus jenis BB 304. Lokomotif ini digunakan untuk menarik perjalanan kereta api dari arah timur menuju barat guna melewati lokasi genangan, karena memiliki kemampuan teknis yang lebih andal pada kondisi lintasan dengan genangan air tertentu.

“KAI Daop 4 juga melakukan perubahan pola operasi beberapa KA dengan pengaturan rute memutar melalui lintas Tegal - Prupuk - Kroya - Solobalapan - Gundih - Gambringan dan Semarang Tawang - Brumbung - Gundih - Solobalapan - Kroya - Cilacap,” jelasnya.

Berikut update KA memutar per pukul 05.30 WIB:

1. KA 30F (Anjasmoro) memutar via Tegal - Prupuk - Kroya - Solobalapan - Gundih - Gambringan
2. KA 92 (Jayabaya) memutar via Tegal - Prupuk - Kroya - Solobalapan - Gundih - Gambringan
3. KA 96 (Harina) memutar via Tegal - Prupuk - Kroya - Solobalapan - Gundih - Gambringan
4. KA 197 (Kamandaka) memutar via Semarang Tawang - Brumbung - Gundih - Solobalapan - Kroya - Cilacap

Luqman menjelaskan, selain pengaturan operasional perjalanan, KAI Daop 4 Semarang juga memberikan service recovery sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada para pelanggan yang terdampak akibat gangguan perjalanan kereta api.

Namun demikian, akibat kondisi jalur yang masih belum memungkinkan untuk dilalui, KAI Daop 4 Semarang juga terpaksa melakukan pembatalan beberapa KA. KA yang dibatalkan per pukul 05.30 WIB adalah:

1. KA 217 (Kaligung) relasi Semarang Poncol - Cirebon Prujakan
2. KA 23 (Merbabu) relasi Semarang Tawang - Gambir
3. KA 216 (Kaligung) relasi Tegal - Semarang Poncol
4. KA 24 (Merbabu) relasi Gambir - Semarang Tawang

“Kami memohon maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanannya baik yang KA nya mengalami kelambatan, berjalan memutar, maupun pembatalan. Sejumlah upaya terus dilakukan KAI Daop 4 Semarang guna menjaga keselamatan, operasional, dan pelayanan kepada pelanggan,” tegas Luqman.

Informasi perkembangan penanganan dan operasional perjalanan KA akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.

“KAI Daop 4 Semarang mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network