Upaya normalisasi dilakukan melalui ecer balas, pengangkatan jalur secara manual, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.
"KAI Daop 4 Semarang juga menargetkan peninggian jalur kereta api hingga 50 cm dari kondisi sebelum terjadinya genangan air guna meningkatkan ketahanan prasarana terhadap potensi genangan air di kemudian hari," ujarnya.
Dia menyampaikan, selama proses normalisasi berlangsung, dampak operasional masih berupa kelambatan perjalanan kereta api, namun dalam batas yang sangat terkendali.
“Kelambatan yang terjadi berkisar antara 1 hingga 6 menit, dan terus kami upayakan agar tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan,” sebutnya.
Meski demikian, KAI Daop 4 tetap berkomitmen melakukan langkah cepat, terukur, dan berkesinambungan demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada para pelanggan untuk tetap memperhatikan informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI. KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan pemantauan intensif hingga kondisi jalur dinyatakan sepenuhnya aman dan dapat kembali dilalui dengan kecepatan normal.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
