SEMARANG, iNewsSemarang.id - KAI Daop 4 Semarang menginformasikan bahwa perjalanan kereta api (KA) kembali normal setelah sempat terganggu akibat banjir merendam Jembatan BH 46 Km 21+9/0 pada petak jalan antara Stasiun Tegowanu - Stasiun Brumbung dan Jembatan BH 59 Km 27+9/0 antara Stasiun Gubug-Stasiun Tegowanu.
Sebelumnya, untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, pada pukul 04.35 WIB jalur tersebut ditutup sementara karena genangan air telah menutupi rel dan berpotensi membahayakan perjalanan KA.
Sebagai langkah antisipatif, KAI Daop 4 Semarang menerapkan perubahan pola operasi terhadap sejumlah perjalanan KA dengan memutar melalui lintas Brumbung - Gundih - Gambringan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menjelaskan, jalur tersebut saat ini sudah dapat dilalui KA dengan kecepatan terbatas usai ketinggian air terus menurun dan penanganan yang dilakukan tim Prasarana KAI Daop 4 Semarang.
"Setelah genangan air surut dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh, jalur dinyatakan aman untuk dilalui. Pada pukul 06.42 WIB jalur Hulu dan Hilir di Jembatan 59 petak jalan Tegowanu - Brumbung mulai dibuka kembali dan jam 07.30 jalur di BH 46 juga sudah aman dilalui oleh perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas, perjalanan kereta api telah normal, dan tidak ada pola operasi memutar" kata Luqman, Senin (16/2/2026).
Dia menyampaikan, tim Prasarana KAI Daop 4 Semarang terus melakukan penanganan intensif di lokasi dengan memantau debit air serta memeriksa kondisi rel, bantalan, dan konstruksi jembatan guna memastikan keamanan jalur.
KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengapresiasi kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama proses penanganan berlangsung.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
