Dansat Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Noor Hudaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel SAR adalah prioritas utama dalam menghadapi cuaca ekstrem.
“Negara harus hadir di tengah kesulitan masyarakat. Personel SAR Brimob kami siagakan 24 jam untuk merespons cepat laporan warga. Fokus kami bukan hanya mengevakuasi barang, tapi prioritas utama adalah penyelamatan nyawa, terutama warga yang sedang sakit, lansia, maupun anak-anak yang terjebak banjir seperti di Tembalang ini,” kata Kombes Noor Hudaya.
Operasi kemanusiaan ini berakhir pada pukul 06.30 WIB setelah seluruh personel melaksanakan konsolidasi dan memastikan situasi di lokasi evakuasi telah terkendali.
Keberhasilan evakuasi ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mempertegas dedikasi Polda Jawa Tengah dalam merespons cepat setiap bencana demi kemanusiaan.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, mengapresiasi langkah cepat Satbrimob yang dinilai sangat krusial dalam menyelamatkan nyawa warga di tengah situasi darurat.
“Tindakan cepat yang dilakukan Satbrimob Polda Jateng merupakan wujud nyata dari Polri yang responsif dan humanis. Di tengah situasi banjir yang mencekam, kecepatan koordinasi antara tim SAR dan tim medis sangat menentukan keselamatan warga,” ujar Artanto.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat, karena jajaran Polda Jateng selalu siap sedia melayani di garda terdepan,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
