Menurutnya, pengawasan dan dukungan kebijakan yang konsisten sangat dibutuhkan agar pelaksanaan di lapangan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi elemen kunci dalam mewujudkan keberhasilan program ini dan tata kelola yang transparan serta akuntabel,” jelasnya.
Melalui koordinasi lintas sektoral yang melibatkan lembaga legislatif dan eksekutif, rantai pasok makanan diarahkan untuk menyerap komoditas unggulan dari petani dan peternak lokal di setiap daerah.
Transformasi menuju Indonesia Maju hanya dapat dicapai jika fondasi kesehatan dan kecerdasan generasi penerusnya dibangun di atas pilar gizi yang kokoh.
Diperlukan kolaborasi multi-helix yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk mengawal efektivitas program MBG.
Dengan pengawasan yang ketat dan evaluasi berbasis data (evidence-based policy), pemerintah optimis bahwa investasi gizi hari ini akan membuahkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
