“Maret dan April ini, Jawa Tengah khususnya di bagian tengah dan pegunungan, curah hujannya ini menengah sampai tinggi,” katanya.
Terkait langkah mitigasi, dikatakan Faisal, BMKG telah melakukan modifikasi cuaca di wilayah Jawa Tengah.
“Kita lakukan tanggal 15 Januari dan diakhiri 3 Februari yang lalu, dengan 148 penerbangan pengurangan curah hujan hingga 42,95%,” ujarnya.
Kendati tak menghentikan hujan secara langsung, Faisal mengatakan, langkah ini diharapkan bisa mengurangi potensi kebencanaan hidrometeorologi. BMKG juga membuka opsi langkah lanjutan apabila diperlukan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
