Mudik Lebaran 2026, Begini Skema Pengamanan dan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Jawa Tengah

Ahmad Antoni
Pantauan udara arus kendaraan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id Polda Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026. 

Berbagai skenario pengamanan serta rekayasa lalu lintas disiapkan guna memastikan perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Jawa Tengah berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Kabid Humas Polda Jateng Artanto mengatakan, salah satu langkah utama yang disiapkan adalah pendirian pos terpadu di kawasan Kalikangkung yang akan berfungsi sebagai pusat koordinasi pengendalian arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.

“Kami telah menyiapkan pos terpadu di Kalikangkung yang akan mengkoordinir seluruh pos pengamanan dan pos terpadu di jajaran. Pos ini menjadi pusat kendali untuk memantau perkembangan arus lalu lintas di berbagai jalur yang ada di Jawa Tengah,” jelasnya, Senin (9/3/2026).

Selain itu, Polda Jateng juga membagi wilayah yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas ke dalam empat kawasan aglomerasi guna memudahkan pengendalian arus kendaraan.

Empat wilayah tersebut meliputi aglomerasi Banyumas yang dikendalikan oleh Kapolresta Banyumas, aglomerasi Wonosobo yang mencakup jalur Banjarnegara, Dieng hingga Magelang dan dikendalikan oleh Kapolres Wonosobo, aglomerasi Klaten yang mengarah ke wilayah Yogyakarta dikendalikan oleh Kapolres Klaten, serta aglomerasi Ungaran–Semarang–Demak–Jepara yang berada di bawah kendali Kapolrestabes Semarang.

“Pos terpadu Kalikangkung yang dikendalikan oleh Dirlantas Polda Jateng akan mengkoordinasikan seluruh wilayah aglomerasi tersebut. Jadi bukan hanya jalur tol yang menjadi perhatian, tetapi jalur arteri juga menjadi fokus pengawasan,” ujarnya.

Pengawasan di Jalur Pantura hingga Arteri
Ia menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di jalur Jalan Tol Trans Jawa, tetapi juga mencakup jalur arteri Pantura, jalur tengah, jalur selatan hingga jalur arteri selatan-selatan atau Pansela.

“Seluruh jalur tersebut akan dipantau dan dikendalikan secara terpadu dari Pos Terpadu Kalikangkung oleh Dirlantas Polda Jateng,” ujarnya.

Dalam rangka menjaga kelancaran arus kendaraan, pihak kepolisian juga menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem one way nasional yang dikendalikan oleh Korps Lalu Lintas Polri serta skema one way lokal yang akan diberlakukan berdasarkan diskresi kepolisian.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network