Siap-Siap! Harga BBM Pertalite Berpotensi Naik Jadi Rp11.500 per Liter

Taufik Fajar
Harga BBM Pertalite berpotensi naik sekira 10-15 persen dari harga Rp10.000 jadi Rp11.500 per liter. (foto: MPI)

Fabby menilai, penyesuaian harga tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan fiskal, tetapi juga untuk mengendalikan konsumsi BBM agar lebih efisien dan tepat sasaran.

Di sisi lain, dia mengingatkan pemerintah tetap perlu menyiapkan skema perlindungan bagi masyarakat rentan jika kebijakan kenaikan harga benar-benar diambil, guna meminimalkan dampak terhadap daya beli.

“Penyesuaian bisa dilakukan, tetapi harus diikuti dengan kebijakan kompensasi sosial yang tepat agar kelompok rentan tetap terlindungi,” pungkasnya.

Di sisi lain, Pemerintah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar subsidi tidak naik meski harga minyak dunia tembus USD100 per barel. 

Namun, kini pemerintah mulai mengambil kebijakan penghematan BBM melalui Work From Home (WFH) sehari tiap pekan. Kebijakan WFH sudah diputuskan pemerintah untuk menghemat BBM.

Sementara, untuk BBM non subsidi seperti Pertamax cs biasanya akan mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Tidak menutup kemungkinan, harga BBM non subsidi akan naik pada 1 April 2026. Harga BBM non subsidi terbaru akan diumumkan dan berlaku setiap awal bulan. 


 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network