Menurut dia, koordinasi dengan stakeholder, termasuk Kementerian PU dan Jasa Marga, menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus balik, terutama dalam memastikan kondisi jalan tol tetap optimal.
Sejalan dengan itu, dalam keterangannya, Kementerian PU memastikan bahwa kualitas infrastruktur jalan tol tetap terjaga, termasuk percepatan penanganan kerusakan jalan maksimal dalam waktu 1x24 jam serta evaluasi tata kelola rest area untuk menghindari kepadatan seperti yang terjadi pada arus mudik sebelumnya.
Lebih lanjut, Dirlantas Polda Jateng menyoroti capaian positif dalam aspek keselamatan lalu lintas selama periode mudik tahun ini. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka fatalitas kecelakaan mengalami penurunan yang signifikan.
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu maupun pelaksanaan operasi sebelumnya, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas tahun ini menurun secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin baik, serta didukung oleh kesiapan personel dan strategi pengamanan yang optimal,” jelasnya.
Polda Jawa Tengah bersama seluruh stakeholder akan terus bersiaga untuk memastikan implementasi kebijakan rekayasa lalu lintas berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat kembali ke tujuan dengan nyaman dan selamat.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
