Update Banjir Demak: 8 Desa Masih Terendam, Ribuan Warga Terdampak

Ari Sandita Murti/Binti Mufarida
Petugas mengevakuasi korban banjir di Demak yang membuat 2.839 warga mengungsi setelah tanggul Sungai Tuntang jebol dan merendam permukiman hingga 150 cm. (Foto: BNPB)

Akibat jebolnya tanggul, genangan air di sejumlah wilayah mencapai ketinggian 100 hingga 150 sentimeter. Kondisi terparah terjadi di Desa Trimulyo dan Desa Ploso, yang menyebabkan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan kecil.

Sementara itu, limpasan air juga terjadi di Desa Turitempel dan Sumberejo di Kecamatan Guntur, serta Desa Solowire dan Sarimulyo di Kecamatan Kebonagung, meski kondisinya relatif lebih aman. Di Desa Sidoharjo, aliran air dari tanggul jebol juga menggenangi area persawahan milik warga.

Banjir Demak mendapat perhatian serius dari Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Meski tengah berada di Manado untuk penanganan gempa bumi Magnitudo 7,6, dia langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat.

BNPB diminta berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah guna mengidentifikasi kebutuhan penanganan darurat.

“Selain itu, personel BNPB juga langsung diperintahkan menuju lokasi terdampak untuk melakukan pendampingan dalam upaya percepatan penanganan darurat banjir di Kabupaten Demak,” ujarnya.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, warga di wilayah terdampak diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

Pemerintah bersama tim gabungan terus berupaya menangani dampak bencana serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network