"Jadi ini sama, serahkan ke proses hukum," ujarnya. Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini berharap kasus fitnah ijazah palsu segera naik ke pengadilan. Kasus sudah berjalan hampir setahun dan diharapkan segera P21 (lengkap) guna dilimpahkan ke pengadilan.
Nantinya bisa ditunjukkan mana yang benar dan salah. Sementara Jokowi siap menunjukkan ijazah aslinya mulai SD hingga perguruan tinggi jika hakim memerintahkan. "Forumnya jelas, forum hukumnya ada di pengadilan," katanya.
Mengenai pernyataan JK yang menilai kasus ijazah ini telah memecah masyarakat, Jokowi membantahnya. Kasus ini hanya sekadar urusan pribadi dirinya yang merasa difitnah dan dicemarkan nama baik.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
