WASHINGTON, iNewsSemarang.id – Petugas Secret Service melakukan lockdown kompleks Gedung Putih setelah diberondong puluhan tembakan dari di luar kantor presiden Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (23/5) malam waktu setempat.
Tak berselang lama, baku tembak terjadi yang mengakibatkan dua orang ditembak, termasuk tersangka penembakan. Sementara, Presiden AS Donald Trump berada di dalam Gedung Putih saat rentetan tembakan terdengar.
Para pejabat AS mengatakan satu dari dua orang yang ditembak berada dalam kondisi serius. "FBI berada di lokasi kejadian dan mendukung Secret Service dalam merespons tembakan yang terjadi di dekat halaman Gedung Putih, kami akan memberikan informasi terbaru kepada publik secepatnya," tulis kepala FBI Kash Patel di X.
Secret Service AS (USSS) mengonfirmasi bahwa mereka mengetahui laporan yang melibatkan baku tembak di dekat Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue NW, dekat Gedung Putih.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
