Yakni kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama, pencapaian penerangan sempurna serta wafatnya Sang Buddha Gautama yang dikenal sebagai Parinibbana.
Momentum puncak perayaan Waisak 2026 berlangsung tepat pada pukul 15.44.44 WIB dan diikuti dengan khidmat oleh para bhikkhu, tokoh agama, serta umat Buddha yang memadati kawasan candi.
“Peringatan Waisak bukan hanya menjadi seremoni keagamaan, tetapi juga momentum bagi umat untuk memperkuat pengendalian diri, menumbuhkan kebajikan, serta menghadirkan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dia menjelaskan, perayaan Waisak 2570 BE mengusung tema "Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan", mengajak umat menjadikan dharma sebagai pedoman dalam membangun karakter yang luhur, bijaksana, toleran, dan bertanggung jawab di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai dharma yang diajarkan Sang Buddha relevan untuk menjawab berbagai tantangan kehidupan modern, sekaligus menjadi landasan dalam membangun harmoni dan persaudaraan antarumat manusia,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
