Tahun ini, sebut dia, perkiraan jumlah lulusan SMP/ sederajat mencapai 567.500 murid. Sementara total daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri adalah sejumlah 231.399 kursi atau 40,77 persen.
Program SMANKO
Sementara itu, program SMA Negeri Keberbakatan Olahraga (SMANKO) yang tahun ini juga membuka seleksi pendaftaran. Dalam pelaksanaannya, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jateng.
”Mereka (SMANKO) mempunyai sistem (SPMB) yang terpisah, yang diatur oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Kami dari Dinas Pendidikan men-support dari sisi kurikulum, ketersediaan tenaga guru dan tenaga kependidikan,” ujarnya.
Selain itu, untuk memberikan perluasan layanan pendidikan bagi murid dari keluarga kurang mampu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan satuan pendidikan swasta, melalui Program Sekolah Kemitraan secara gratis.
”Kita ada 139 sekolah tingkat SMA dan SMK, yang melaksanakan program tersebut. Ini program afirmasi yang diperuntukkan untuk calon murid, yang berasal dari keluarga kurang mampu kategori Desil 1 sampai dengan Desil 4 pada DTSEN,” terang Sunarto.
Dia menjelaskan, pembiayaan pendidikan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pihak sekolah dilarang memungut biaya. Pemprov Jateng mengalokasikan bantuan sebesar Rp2 juta per siswa per tahun. Dengan total daya tampung sebanyak 5.004 kursi.
Berikut link pendaftaran SPMB SMAN/SMKN Jateng 2026:
https://spmb.jatengprov.go.id/
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
