3. Strawberry Moon (Akhir Juni)
Puncak dari segala fenomena langit di bulan ini adalah kehadiran Strawberry Moon atau Purnama Stroberi. NASA menjelaskan bahwa penamaan ini tidak merujuk pada perubahan warna bulan menjadi merah cerah atau berbentuk seperti buah stroberi.
Istilah tersebut berasal dari tradisi suku asli Amerika (Algonquin) yang menandai bulan purnama di bulan Juni sebagai waktu yang tepat untuk memanen stroberi liar yang mulai matang.
Saat mencapai fase puncaknya, Bulan akan berada pada posisi oposisi geometris terhadap matahari, sehingga seluruh permukaannya yang menghadap ke Bumi akan memantulkan cahaya matahari secara penuh. Fenomena ini membuat ukuran Bulan tampak sedikit lebih besar dan bersinar jauh lebih terang dari malam-malam biasanya.
Untuk mendapatkan pengalaman pengamatan yang maksimal, BMKG mengimbau masyarakat untuk mencari lokasi yang lapang dan minim penghalang seperti gedung tinggi atau pohon.
Meskipun sebagian besar fenomena ini aman dilihat langsung dengan mata telanjang, penggunaan binokular atau teleskop kecil sangat disarankan jika Anda ingin melihat detail kawah Bulan dan cincin planet Saturnus secara lebih tajam.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
