FLORIDA, iNewsSemarang.id – Drama menegangkan selama 120 menit mengiringi kemenangan Argentina 3-2 atas Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Argentina harus berjuang keras dan susah payah hingga babak tambahan.
Sang maestro Lionel Messi kembali menjadi pembeda lewat satu gol dan satu assist saat juara bertahan mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Cape Verde, tim berperingkat FIFA terendah yang mampu menembus fase gugur pada debut mereka di Piala Dunia, tampil tanpa rasa takut sejak menit awal. Ryan Mendes sempat mengancam melalui tembakan yang berbelok arah, tetapi masih bisa diamankan Emiliano Martinez.
Tim Tango kemudian menguasai permainan. Messi lebih dulu membuang peluang sebelum memecah kebuntuan menjelang setengah jam pertandingan. Dia mengontrol umpan diagonal lambung dari Lisandro Martinez dengan sempurna sebelum menyelesaikannya ke atap gawang. Gol tersebut menjadi gol ketujuh Messi di turnamen sekaligus membuatnya memimpin persaingan pencetak gol terbanyak.
Sebelum turun minum, Argentina hampir menambah keunggulan melalui sepakan melengkung Enzo Fernandez dari luar kotak penalti. Namun, kiper Vozinha kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting sehingga Cape Verde hanya tertinggal satu gol saat jeda.
Cape Verde 2Kali Samakan Skor
Memasuki babak kedua, Cape Verde tampil lebih agresif. Deroy Duarte lebih dulu memaksa Emiliano Martinez melakukan penyelamatan, sebelum akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-60.
Menerima umpan Ryan Mendes, dia melepaskan tembakan keras dari sudut sempit ke pojok bawah gawang. Gol tersebut menjadi gol pertama Cape Verde di fase gugur Piala Dunia.
Messi nyaris membawa Argentina kembali unggul, tetapi Vozinha menggagalkan peluang emas dari jarak dekat. Penjaga gawang veteran itu kembali tampil gemilang dengan menepis tendangan bebas Messi yang mengarah ke sudut atas gawang. Hingga waktu normal berakhir, Argentina gagal mencetak gol kemenangan sehingga laga berlanjut ke babak tambahan.
Babak tambahan baru berjalan beberapa menit saat Lisandro Martinez membawa Argentina kembali memimpin 2-1. Bek tengah itu menyambar bola hasil situasi sepak pojok dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang setelah sebelumnya memberi assist untuk gol pertama Messi.
Keunggulan Argentina kembali sirna. Sidny Lopes Cabral mencetak gol spektakuler lewat tembakan melengkung dari sudut sempit sehingga skor berubah menjadi 2-2. Messi kembali memperoleh peluang, tetapi lagi-lagi Vozinha berhasil melakukan penyelamatan penting sehingga kedudukan tetap imbang hingga pergantian babak tambahan.
Argentina akhirnya memastikan kemenangan untuk ketiga kalinya melalui Cristian Romero. Bek tengah tersebut menyundul sepak pojok Messi, dengan bola sempat mengenai Diney Borges sebelum masuk ke gawang Cape Verde. Tim berjuluk Blue Sharks masih memberi tekanan hingga akhir pertandingan, termasuk melalui tendangan bebas keras Sidny Lopes Cabral yang ditepis Emiliano Martinez.
Kemenangan 3-2 ini mengantarkan Argentina melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Mesir. Sementara itu, Cape Verde harus mengakhiri kiprahnya setelah menelan kekalahan pertama di turnamen, meski sukses mencatat penampilan bersejarah pada debut mereka di Piala Dunia.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
