“Tim akan melihat kondisi di lapangan dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan. Prinsipnya kami ingin hadir, mendengarkan, memberikan dukungan dan membantu masyarakat melewati masa sulit setelah bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menambahkan, pemberangkatan Tim Trauma Healing menjadi bagian dari komitmen Polda Jateng untuk memberikan bantuan secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, bantuan kemanusiaan tidak hanya berbentuk kebutuhan material, tetapi juga dukungan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis para penyintas.
“Selain mengakibatkan kerugian fisik dan materiil, bencana juga meninggalkan luka psikologis yang tidak selalu terlihat dari luar. Karena itu, selain mengirimkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Polda Jateng juga menghadirkan personel yang memiliki kompetensi untuk memberikan dukungan psikologis,” tegasnya.
Ia menambahkan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan wujud nyata semangat kemanusiaan dan kepedulian. Polri diharapkan tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan keamanan, tetapi juga siap mendampingi masyarakat ketika menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan untuk bangkit.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
