Pecinta Reptil Jatuh ke Jurang Curug Lawe Benowo Sedalam 40 Meter, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Ahmad Antoni
Tim SAR gabungan mengevakuasi pecinta reptil terjatuh ke jurang air terjun Lawe Benowo. (foto: dok Basarnas)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Nahas dialami Galih Rizky F (20) seorang pecinta reptil. Dia terjatuh di jurang area curug/air terjun Lawe Benowo Kalisidi Kabupaten Semarang. Basarnas Kantor SAR Semarang beserta tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi berhasil mengevakuasi korban.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (28/8) malam sekira pukul 22.15 WIB saat korban beserta 3 rekannya sedang melakukan herping (kegiatan mencari, mengamati, atau mendokumentasikan reptil serta amfibi di habitat aslinya. 

"Jadi kami menerima telpon langsung dari rekan survivor (korban) bahwa salah satu dari mereka jatuh ke jurang saat melakukan herping,” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang, Sabtu (29/8) pagi.

"Kami kirimkan satu tim lengkap dengan perlengkapan pertolongan di ketinggian untuk melakukan evakuasi,” imbuhnya.

Menurutnya, kejadian bermula saat Jumat malam empat orang pecinta hewan reptil dan amphibi tersebut memutuskan melakukan penelitian terhadap kehidupan hewan reptil beserta amphibi yang memang bersifat aktif di malam hari (hewan nocturnal). 

Saat menyusuri jalur setapak di hutan area curug Lawe, survivor berusaha menerangi, menyapu area pengamatan mereka menggunakan senter sembari berjalan dengan posisi badan menghadap ke depan dan ke belakang. 

Saat posisi badan mengharap ke belakang/berjalan mundur itulah survivor tidak menyadari bahwa ada jurang di depannya sehingga survivor terperosok dan jatuh ke jurang. 

Proses evakuasi sendiri berjalan cukup dramatis. Tim SAR dengan penerangan yang terbatas harus berjibaku dengan waktu untuk mengevakuasi pemuda asal Gondokusuman Yogyakarta itu dari dasar jurang yang berkedalaman sekitar 40 meter tersebut. 

Setelah 2,5 jam berusaha, akhirnya pada Sabtu (29/8) dinihari sekira pukul 02.00 WIB, korban berhasil dievakuasi tim dari dasar jurang dalam keadaan selamat dengan menggunakan high angle rescue technique (HART) atau teknik pertolongan di ketinggian. 

"Pemeriksaan awal survivor mengalami cedera di kepala, lengan kanan dan juga cedera di tungkai kanan. Selanjutnya dibawa ke RSUD Ungaran" ujar Budiono. 

"Kami juga menghimbau untuk masyarakat dapat lebih berhati-hati lagi beraktivitas di medan ekstrim, jangan lengah selalu waspada. Prioritaskan keselamatan,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network