Selanjutnya, bantuan dari kedua jalur tersebut diberangkatkan menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk kemudian diteruskan ke wilayah NTT. Berbagai kebutuhan masyarakat disiapkan, antara lain bahan makanan, susu, biskuit, mi instan, pakaian, obat-obatan serta kebutuhan lainnya yang diperlukan selama masa tanggap dan pemulihan pascabencana.
Bagi masyarakat yang masih bertahan di pengungsian, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan dukungan moril. Kehadiran bantuan dari berbagai pihak menjadi pengingat bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapi masa sulit tersebut seorang diri.
“Melalui pemberangkatan bantuan kemanusiaan ini, Kodam IV Diponegoro menunjukkan komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk ketika bencana melanda wilayah di luar daerah tugasnya. Semangat kemanusiaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat melewati masa sulit serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” jelasnya.
Keluarga besar Kodam IV Diponegoro menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban dan masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT.
“Semoga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, serta seluruh masyarakat terdampak diberikan keselamatan dan kemudahan untuk kembali bangkit serta menata kehidupan,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
