Kisah Novia Lie dan Anak-Cucu Raih Medali di TNI RUN 2026, Jadi Teladan Lintas Generasi

Ahmad Antoni
Novia Lie bersama anak dan cucu mengikuti TNI RUN 2026. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewsSemarang.id – Ajang TNI RUN 2026 menghadirkan kisah inspiratif dari sosok Novia Lie. Dia bersama anak dan cucu-cucunya kompak mengikuti TNI RUN 2026 hingga meraih medali.

Namun bukan soal siapa yang paling cepat mencapai garis finis untuk memperebutkan medali. Akan tetapi, ada cerita yang jauh lebih besar, yakni tentang keluarga, kesehatan, keteladanan, dan nilai kehidupan yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.

Di tengah semangat para peserta yang memenuhi lintasan, Novia Lie hadir bersama putranya, Budiyono, dari keluarga besar MELAJU Grup, serta dua cucunya, Gracelyn dan Graciane.

Mereka datang dari tiga generasi berbeda, tetapi pagi itu disatukan oleh satu semangat yang sama: bergerak bersama, menyelesaikan perjalanan bersama, dan mencapai garis finis bersama.

Pada akhirnya, medali berhasil mereka bawa pulang. Namun bagi keluarga ini, medali bukanlah pencapaian terbesar. Kebersamaan tiga generasi itulah kemenangan sesungguhnya.

Keteladanan Dimulai dari Sosok Ibu

Di tengah ribuan langkah peserta TNI RUN 2026, langkah Novia mempunyai makna tersendiri. Sebagai seorang ibu sekaligus nenek, ia menunjukkan bahwa bertambahnya usia tidak harus berarti berhenti bergerak, berhenti mempunyai semangat, ataupun berhenti memberikan contoh kepada generasi berikutnya.

Justru melalui hal sederhana seperti olahraga, sebuah nilai dapat diwariskan tanpa banyak kata. Anak dan cucu tidak hanya mendengar nasihat tentang pentingnya kesehatan. Mereka melihat sendiri bagaimana orang tua mereka menjalaninya.

Tidak melalui ceramah. Tidak melalui teori. Melainkan melalui keteladanan. Novia berada di lintasan yang sama dengan anak dan cucunya. Mereka berkeringat bersama, menikmati perjalanan bersama, hingga akhirnya mengenakan medali bersama.

“Anak dan cucu mungkin tidak akan mengingat seluruh nasihat yang pernah kita sampaikan. Namun mereka akan mengingat bagaimana kita menjalani kehidupan,” kata Novia dalam keterangan, Selasa (8/9).

Menyatukan Langkah, Membangun Negeri

TNI RUN 2026 mengusung tema “Menyatukan Langkah, Membangun Negeri”, menggambarkan semangat persatuan dan nasionalisme melalui olahraga. Perbedaan latar belakang, usia, profesi, suku maupun budaya tidak menjadi penghalang untuk bergerak bersama menuju tujuan yang sama.

Dalam keluarga Novia Lie, semangat tersebut memperoleh makna yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sebab membangun negeri tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Membangun negeri dapat dimulai dari rumah. Dari orang tua yang menjaga kesehatan. Dari seorang ibu yang memberikan keteladanan. Dari seorang nenek yang menanamkan semangat kepada cucunya. Dari keluarga yang menyediakan waktu untuk hadir, bergerak, dan saling menguatkan.

Sebab sebelum seseorang belajar mengenai kebersamaan dalam masyarakat, nilai kebersamaan pertama kali tumbuh di dalam keluarga.

Tiga Generasi, Satu Garis Finis

Bagi Budiyono, mengikuti TNI RUN 2026 bersama sang ibu dan anak-anaknya memberikan arti yang berbeda. Dia berada di antara dua generasi: berjalan bersama ibu yang telah membesarkannya dan bersama anak-anak yang kini sedang tumbuh untuk melanjutkan perjalanan keluarga.

Di satu sisi ada Novia Lie, generasi yang lebih dahulu menanamkan nilai kehidupan. Di sisi lainnya ada Gracelyn dan Graciane, generasi yang kelak akan membawa nilai tersebut ke masa depan. Dan di antara keduanya ada Budiyono.

Mereka mungkin memiliki kemampuan fisik dan ritme langkah yang berbeda. Namun pada hari itu bukan kecepatan yang menjadi ukuran utama. Yang jauh lebih penting adalah kemauan untuk memulai, semangat untuk terus bergerak, dan komitmen untuk mencapai garis finis. Bersama.

Ketika medali akhirnya menggantung di leher mereka, ada sebuah kebanggaan yang sulit diukur hanya dengan angka. Medali itu menjadi saksi bahwa tiga generasi pernah mempunyai satu cerita yang sama. Hari ketika seorang ibu berlari bersama anaknya. Hari ketika seorang nenek berlari bersama cucunya. Hari ketika perbedaan usia tidak memisahkan langkah mereka.

Dan suatu saat nanti, ketika Gracelyn dan Graciane telah tumbuh dewasa, foto-foto dari TNI RUN 2026 mungkin akan memiliki arti yang semakin besar.

“Kami pernah berada di satu garis finis bersama Nenek.” Kalimat sederhana tersebut barangkali jauh lebih berharga daripada medali itu sendiri. Sebab medali dapat tersimpan di lemari. Nomor peserta dapat menjadi kenang-kenangan. Sepatu yang dikenakan suatu hari akan usang. Tetapi kenangan dan keteladanan dapat tinggal sepanjang kehidupan.

Warisan Bukan Hanya tentang Materi

Kisah Novia Lie juga menghadirkan sebuah pesan penting mengenai makna warisan dalam sebuah keluarga. Warisan tidak selalu berbentuk sesuatu yang dapat dihitung atau dinilai dengan uang. Ada warisan yang jauh lebih mendasar: nilai kehidupan.

Semangat untuk bekerja. Kemauan menjaga kesehatan. Kedisiplinan. Kebersamaan. Kepedulian kepada keluarga. Dan keberanian untuk terus bergerak meskipun usia terus bertambah.

Nilai-nilai semacam inilah yang dapat hidup lebih lama daripada satu generasi. Apa yang dicontohkan orang tua hari ini dapat menjadi kebiasaan anak-anaknya. Apa yang dilakukan seorang nenek hari ini bahkan dapat menjadi cerita yang suatu saat diteruskan cucunya kepada generasi berikutnya.

Perjalanan keluarga Novia Lie di TNI RUN 2026 sekaligus mengingatkan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat dan kuat. Indonesia yang kuat membutuhkan masyarakat yang kuat. 

Masyarakat yang kuat membutuhkan keluarga yang kuat. Dan keluarga yang kuat tumbuh dari anggota keluarga yang saling menjaga, saling memberi contoh, serta saling menguatkan.

Karena itu, semangat “Menyatukan Langkah, Membangun Negeri” tidak harus berakhir setelah peserta melewati garis finis.

Semangat tersebut dapat dibawa pulang ke rumah, diterapkan dalam keluarga, dibawa ke lingkungan kerja, diteruskan kepada masyarakat, hingga akhirnya menjadi budaya yang hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Bagi keluarga besar MELAJU Grup, momen tersebut juga menjadi pengingat bahwa di balik perjalanan usaha dan berbagai pencapaian, terdapat nilai-nilai keluarga yang menjadi fondasi.

Sebelum seseorang dikenal melalui profesi, jabatan, maupun usahanya, ia terlebih dahulu tumbuh sebagai seorang anak di dalam sebuah keluarga. Budiyono pun hadir pada TNI RUN 2026 bukan semata sebagai bagian dari MELAJU Grup. Pagi itu, perannya jauh lebih sederhana dan personal.

Ia adalah seorang anak yang berjalan bersama ibunya, sekaligus seorang ayah yang berjalan bersama anak-anaknya.Di sanalah hubungan antargenerasi menjadi nyata. Nilai yang diterima dari generasi sebelumnya tidak berhenti pada dirinya, tetapi diteruskan kepada generasi sesudahnya.

Garis Finis yang Justru Menjadi Awal Novia Lie, Budiyono, Gracelyn dan Graciane akhirnya menuntaskan perjalanan mereka dan membawa pulang medali TNI RUN 2026. Namun boleh jadi, garis finis hari itu bukanlah akhir. Justru dari sana sebuah cerita baru dimulai.


 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network