GIIAS Semarang 2026, Momentum Perkuat Penetrasi Kendaraan Elektrifikasi di Jateng

Ahmad Antoni
Salah satu produk kendaraan dipamerkan di booth BYD, GIIAS Semarang 2026. (foto: iNewsSemarang.id)

“Untuk menjawab infrastruktur pengecasan yang belum komplet, kita buat dia bisa mengecas sendiri melalui pengisian bahan bakar,” ujarnya.

Dia menerangkan, karakter teknologi tersebut memungkinkan penggunaan energi listrik lebih optimal dibandingkan sistem hybrid konvensional. “Artinya, dia lebih mengoptimalkan penggunaan listrik daripada bensin,” katanya.

Konsep tersebut, kata dia, relevan dengan kondisi pasar saat ini, termasuk bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk digunakan sehari-hari tetapi belum memiliki akses charging station yang mudah.

Kehadiran BYD di GIIAS Semarang juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi elektrifikasi secara langsung kepada masyarakat Jawa Tengah.

Selain teknologi penggerak, Luther mengatakan konsumen kini memiliki ekspektasi lebih tinggi terhadap kendaraan elektrifikasi. Harga kendaraan hybrid yang cenderung lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional membuat konsumen mengharapkan kelengkapan fitur dan kenyamanan yang lebih baik.

BYD membekali kendaraan dengan sejumlah fitur pendukung, termasuk teknologi keselamatan seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS), sensor, serta berbagai fitur yang menunjang kenyamanan berkendara.

Menurutnya, kebutuhan tersebut semakin penting, terutama bagi konsumen di luar kota besar yang umumnya membutuhkan satu kendaraan yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas.

“Apalagi di luar kota besar biasanya kendaraan pertama harus punya dan yang bisa dipakai setiap hari,” ucapnya.

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network