Lebih dari sekadar pemenuhan persyaratan produk, sertifikasi halal memiliki arti penting bagi keberlanjutan usaha. Pelaku UMKM dapat memperoleh kepastian status halal sesuai ketentuan, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat kesiapan bisnis dalam menghadapi persaingan.
Meski demikian, sertifikasi halal tetap perlu diiringi peningkatan mutu produk, kebersihan proses produksi, konsistensi kualitas, dan kemampuan pemasaran agar usaha benar-benar tumbuh.
Bagi produsen makanan rumahan, misalnya, kesempatan memperoleh sertifikasi halal dapat menjadi dorongan untuk menata proses produksi dengan lebih baik. Bagi usaha kecil yang selama ini hanya mengandalkan pasar di sekitar tempat tinggal, penguatan aspek halal dan kualitas produk dapat menjadi bagian dari persiapan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Setiap usaha memiliki perjalanan berbeda, tetapi akses pendampingan dan sertifikasi dapat menjadi salah satu langkah awal untuk berkembang.
MES Jateng berharap kolaborasi ini dapat berjalan berkelanjutan dan selaras dengan program pemerintah dalam meningkatkan kapasitas UMKM. Tujuan akhirnya bukan hanya bertambahnya jumlah produk bersertifikat halal, melainkan tumbuhnya pelaku usaha yang semakin percaya diri, mampu meningkatkan produktivitas, serta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk naik kelas.
Komitmen tersebut menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak semata-mata berbicara tentang transaksi dan pembiayaan, tetapi juga tentang bagaimana peluang ekonomi dapat dibuka secara lebih merata.
Ketika perusahaan menyalurkan CSR untuk mendukung sertifikasi halal, lembaga terkait memberikan pendampingan, dan pelaku usaha memperkuat kualitas produknya, tercipta mata rantai kolaborasi yang berpotensi menghasilkan manfaat lebih luas.
Melalui sinergi bersama BPJPH Jateng–DIY, MES Jawa Tengah bertekad terus menghadirkan program yang produktif, inklusif, dan inovatif. Sertifikasi halal gratis melalui skema CSR diharapkan menjadi jembatan bagi UMKM untuk melangkah lebih jauh, memperkuat daya saing, dan ikut menggerakkan perekonomian daerah.
Sebab, kemajuan ekonomi syariah akan semakin bermakna ketika peluang bertumbuh tidak hanya dinikmati usaha besar, tetapi juga terbuka bagi usaha mikro yang menjadi tumpuan kehidupan banyak keluarga.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
