Semarang Mulai Diguyur Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Ahmad Antoni/Binti Mufarida
Ilustrasi hujan deras. (Foto: iNews.id)

“Faktor lokal di wilayah selatan juga berpengaruh besar terhadap pertumbuhan awan-awan pembawa hujan. Periode ini sudah memasuki bulan-bulan basah, namun El Nino yang terjadi tahun ini menyebabkan musim hujan mundur,” jelasnya.

Dia menambahkan, potensi hujan saat ini mulai meningkat dibandingkan pada Juli, Agustus, dan September. Akan tetapi, pengaruh El Nino membuat curah hujan yang turun masih berkurang.

BMKG Imbau Masyarakat Tak Abaikan Potensi Cuaca Ekstrem

BMKG mendeteksi potensi pembentukan sirkulasi siklonik baru di sekitar Laut Andaman sebelah utara Aceh mulai 27 Oktober 2026. Berdasarkan pemodelan cuaca, peluang penguatan sistem tersebut masih rendah dalam 24 jam ke depan.

"Sirkulasi ini berpotensi membentuk daerah konvergensi atau pertemuan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan peluang hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Sumatra bagian utara," jelas Sekretaris Utama BMKG Guswanto dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Dia mengatakan, dalam dua hingga tiga hari ke depan, sirkulasi siklonik tersebut berpotensi berkembang dan bergerak ke arah barat-barat laut, semakin menjauhi wilayah Indonesia. 

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network