Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bandara Ahmad Yani Semarang Beri Pelatihan Diving Gratis Warga Karimunjawa, Ini Tujuannya
Advertisement . Scroll to see content

26 Juta Wisatawan Telah Kunjungi Jateng Usai Pandemi Covid-19

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 20:13 WIB
  • author arif purniawan
26 Juta Wisatawan Telah Kunjungi Jateng Usai Pandemi Covid-19
Candi Borobudur, salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah. Foto: dok. Sindonews

Kepala Desa Serang Sugito mengaku siap menyambut kedatangan wisatawan ke Desa Wisata Serang. Ia mengatakan, desa yang terletak di lereng Gunung Slamet itu dulunya zona merah kemiskinan.

Menyadari potensi alam yang dimiliki, Sugito dan perangkat Desa Serang pun melakukan program pembangunan pariwisata secara bertahap mulai dari 2010.

"Dulu wilayah ini ya kebun saja. Kemudian mulai kita eksplorasi dan kita ubah menjadi desa wisata yang memiliki multiplier effect, mulai dari jualan, karyawan pemandu dan lainnya. Yang terlibat dalam D'Las (Di Lembah Asri) mencapai 1000 orang dari desa," urainya.

Saat merintis Desa Wisata berawal dari modal Rp 9 juta dan tanah kas desa yang hanya 1,3 hektare. Kini, setelah 12 tahun berjuang Desa Wisata Serang dengan wisata unggulan D'Las memiliki aset seluas 22 hektare. Lahan  seluas itu disewa dari warga selama 20 tahun.

“Awalnya kita punya tanah desa seluas 1,3 hektare sekarang dengan 22 hektare asetnya bernilai Rp 21 miliar. Pengembangan ditopang dari Dana Desa yang kita prioritaskan untuk ekonomi produktif," pungkasnya.

Editor: Maulana Salman

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut