Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lewat Petuah Jawa, Jokowi: Lamun Siro Sekti Ojo Mateni, Pemegang Kekuasaan Jangan Suka Menjatuhkan
Advertisement . Scroll to see content

Rayakan Maulid Nabi dengan Berbagi, Tradisi Weh-wehan di Kaliwungu Kendal sudah Berusia 500 Tahun

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 00:33 WIB
  • author Agus Riyadi
Rayakan Maulid Nabi dengan Berbagi, Tradisi Weh-wehan di Kaliwungu Kendal sudah Berusia 500 Tahun
Tradisi weh-wehan menyambut Maulid Nabi Muhammad yang setiap tahun oleh masyarakat Kaliwungu, Kendal, ternyata telah berusia 500 tahun. Foto Istimewa

Dikatakan Gus Tommy, dalam tradisi Weh-wehan, makanan yang dibagikan kepada tetangga beragam jenisnya. Mulai dari makanan tradisional hingga makanan kemasan yang mudah didapatkan.

Sementara itu, menurut sesepuh Ulama Kaliwungu, KH Muhibbuddin, tradisi Weh-wehan sudah ada sejak jaman Kiai As'ari atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kiai Guru.

Sebagai informasi, Kyai Asy’ari merupakan ulama besar yang hidup pada tahun 1781-an di daerah Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Makamnya yang ada di Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan, menjadi tujuan peziarah dari berbagai daerah.

"Awalnya tradisi ini digelar di Kampung Kauman, tapi sekarang lebih berkembang dan digelar di seluruh penjuru kampung yang ada di wilayah Kecamatan Kaliwungu," terangnya.

Dalam tradisi ini makanan yang paling familiar dan menjadi ikon adalah sumpil yang merupakan makanan khas Kaliwungu. Sumpil ini terbuat dari beras dan dibungkus menggunakan daun bambu berbentuk mengerucut.

Makanan khas Kaliwungu ini biasanya disajikan dengan bumbu kelapa parut dengan rasa pedas.

"Weh-wehan ini berasal dari kata aweh yang artinya memberi. Di sini diajarkan kepada masyarakat untuk saling memberi kepada tetangga tanpa memandang status sosial," jelas Kiai Muhibbuddin.

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut