Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tembus Jakarta, Warga Diimbau Pakai Masker
Advertisement . Scroll to see content

Bejat, Duda 41 Tahun Jadikan Siswi SMP Budak Seks Setelah Disekap di Kamar Kos Selama 3 Bulan

Senin, 28 November 2022 | 15:55 WIB
  • author Mukhtar Bagus
Bejat, Duda 41 Tahun Jadikan Siswi SMP Budak Seks Setelah Disekap di Kamar Kos Selama 3 Bulan
Seorang siswi SMP disekap selama tiga bulan dan disetubuhi oleh duda berusia 14 tahun asal Tangerangr. (Foto: ilustrasi).

JOMBANG, iNewsSemarang.id –Benar-benar bejat, perbuatan yang dilakukan oleh Yusuf Maarif (41 tahun) seorang duda asal Tangerang Banten. Ia tega menyekap seorang siswi SMP di kos selama tiga bulan dan menjadikan korban budak seks pelaku.

Korban adalah siswi SMP di Jombang, Jawa Timur. Pelaku mengenal korban dari media sosial. Pelaku dari Tangerang ini menjemput korbannya menggunakan sepeda motor untuk di bawa ke Jakarta lalu disekap di kamar kos.

Di Jakarta inilah, korban disekap di dalam kamar kos selama tiga bulan. Tak hanya itu, korban juga dipaksa melayani nafsu bejatnya. Kini korban telah berhasil diselamatkan dan pelaku Yusuf Maarif (41) digeldandang ke Mapolres Jombang dan ditahan.

Kasus penyekapan dan pemerkosaan ini terbongkar setelah seorang siswi SMP di Jombang dilaporkan hilang Agustus lalu. Setelah dilakukan penelusuran, korban ternyata berada di Cileduk, Jakarta.

“Dari informasi itu, kami menerjunkan tim untuk berangkat ke Jakarta dan mendapati korban disekap di dalam kamar kos. Selain disekap, korban juga kerap disetubuhi pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, Senin (28/11/2022).

Giadi mengatakan, selama tiga bulan di Jakarta, korban juga diperlakukan tidak baik. Sebab, korban dikunci dari luar dan hanya diberi makan sekali sehari.

Di hadapan polisi, pelaku Yusuf Maarif hanya tertunduk malu. Dia mengaku mengenal korban dari media sosial. Setelah itu dia menjemput korban dari Jakarta dengan menggunakan sepeda motor. (mg arif)

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut