Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hindari Minum Kopi dan Teh Terlalu Panas, Risiko Kanker Kerongkongan
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Ini Sederet Dampak Buruk jika Kamu Melewatkan Sarapan

Rabu, 01 Februari 2023 | 14:57 WIB
  • author Dyah Ratna Meta Novia
Waspada! Ini Sederet Dampak Buruk jika Kamu Melewatkan Sarapan
Sarapan penting bagi tubuh. Setidaknya konsumsi semangkuk sereal atau selembar roti(Foto: doc. iNews.id)

Semarang, iNewsSemarang.id- Sarapan, adalah hal yang sering dilupakan dan dianggap sepele. Padahal, sarapan mampu memberi energi sebelum beraktivitas. Alasan seseorang melewatkan sarapan misalnya bangun kesiangan, takut terlambat, tidak sempat masak, dsb.

Hasil studi menilai jika sarapan adalah ritual wajib pagi hari. Paling tidak, luangkan sedikit waktu untuk sarapan meski dengan roti atau semangkuk sereal. Tubuh akan lebih siap untuk beraktivitas setelah mengonsumsi makanan sehat di pagi hari.

Mengutip Stylecraze, telat sarapan atau jarang sarapan akan berdampak negatif pada kesehatan tubuh, seperti terganggunya sistem metabolisme tubuh hingga berisiko kanker. Simak penjelesan lebih lanjut berikut ini:

Waspada! Ini Sederet Dampak Buruk Jika Kamu Melewatkan Sarapan

1. Resiko terkena diabetes Tipe-2 lebih tinggi

Sesuai hasil penelitian oleh Harvard University Schhol of Public Health, wanita yang terbiasa menghindari sarapan, cenderung lebih berisiko terkena diabetes tipe 2 dibandingkan wanita yang rutin sarapan tiap pagi.

2. Menyebabkan migrain

Penurunan kadar gula bisa dipicu akibat sering melewatkan sarapan, sehingga terjadi pelepasan hormon yang bisa menyebabkan kadar glukosa yang rendah. Tidak menutup kemungkinan apabila kebiasaan ini tak dihentikan, tekanan darah akan naik yang memicu sakit kepala atau migrain.

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut