Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bank Dunia Sebut 64,2 Persen Penduduk Indonesia Miskin, Ini Kata BPS
Advertisement . Scroll to see content

Harga Beras Tak Terkendali, Awas Munculnya Kaum Miskin Baru!

Jum'at, 23 Februari 2024 | 07:30 WIB
  • author Atikah Umiyani
Harga Beras Tak Terkendali, Awas Munculnya Kaum Miskin Baru!
Kenaikan harga beras bisa memicu munculnya kaum miskin baru. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Ada kemungkinan munculnya kaum miskin baru jika harga beras tak terkendali. Mereka adalah kelompok yang selama ini hanya berada sedikit di atas garis kemiskinan.

"Buat warga miskin, mereka tidak perlu khawatir karena sudah ada PKH, Program Sembako, bantuan pangan beras 10 kg/keluarga/bulan, bahkan ada BLT Mitigasi Risiko Pangan yang dirapel 3 bulan Rp600 ribu/keluarga. Bantuan pangan beras yang sempat dihentikan penyalurannya jelang Pilpres, per 15 Februari lalu mulai disalurkan lagi," ungkap pengamat pangan dan pertanian Khudori, Kamis (22/2/2024).

Menurutnya, yang juga perlu menjadi perhatian saat ini adalah kelompok yang hanya beberapa jengkal di atas garis kemiskinan. Jika harga beras dan pangan terus naik, maka kelompok ini potensial menjadi kaum miskin baru. "Karena mereka belum tersentuh aneka bantuan sosial dan jaring pengaman sosial itu," jelasnya.

Khudori mengatakan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memang telah menugaskan Bulog untuk menggencarkan operasi pasar yang bernama SPHP (stabilisasi pasokan dan harga pangan). 

Beras SPHP ini menurutnya bisa menjadi pilihan warga miskin/rentan karena harganya lebih terjangkau yaitu, Rp11.500 sampai 11.800/kg, jauh di bawah harga pasar. "Perlu dipastikan, beras SPHP ini bisa menjangkau seluas mungkin warga," tandasnya. 

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut