Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tradisi Serah Terima Pataka, Simbol Pergantian Kapolda Jateng dari Irjen Ribut ke Irjen Roy Hardi
Advertisement . Scroll to see content

AHY Ungkap Kasus Mafia Tanah Terbesar di Jateng, Kerugian Negara Capai Rp3,41 Triliun

Senin, 15 Juli 2024 | 15:29 WIB
  • author Ahmad Antoni
AHY Ungkap Kasus Mafia Tanah Terbesar di Jateng, Kerugian Negara Capai Rp3,41 Triliun
Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti kasus mafia tanah. (foto A.Antoni)

“Ada kehilangan langsung yang terjadi, tetapi yang jauh lebih besar adalah yang disebut sebagai potential loss. Kerugian masyarakat dari kasus-kasus penyerobotan, pemalsuan akte, dan praktik-praktik mafia tanah lainnya,” sebut AHY.

Sebelumnya, AHY mengatakan terdapat 87 kasus mafia tanah yang menjadi target operasi pada 2024.

Dari 87 kasus yang sedang berproses, kata dia, terdapat 47 kasus yang sudah memasuki penetapan tersangka, baik P19 (berkas perkara dikembalikan kepada penyidik untuk dilengkapi) maupun P21 (berkas perkara telah lengkap setelah dilakukan penyidikan tambahan sesuai petunjuk dari penuntut umum).

Adapun khusus yang masuk tahap P21, kata AHY, terdapat 21 kasus mafia tanah yang menjadi target operasi dengan jumlah tersangka 36 orang.

Sedangkan, luas objek tanah mencakup 198 hektare, dengan total potensi kerugian negara dan masyarakat yang berhasil diselamatkan senilai Rp5,16 triliun.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut