Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 25.000 Penari Dug Dug Der Semarangan Pecahkan Rekor Dunia
Advertisement . Scroll to see content

DP3A Kota Semarang Minta Warga Tak Takut Melapor soal Kekerasan Anak dan Perempuan

Rabu, 31 Juli 2024 | 10:03 WIB
  • author Ahmad Antoni
DP3A Kota Semarang Minta Warga Tak Takut Melapor soal Kekerasan Anak dan Perempuan
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang meminta peran serta media sayang perempuan dan anak (media sapa) turut mencegah kekerasan di ibu kota Jateng. (IST)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang mempunyai program yang utama pencegahan kekerasan perempuan dan anak.

Plt Kepala DP3A Kota Semarang, Noegroho Edy Rijanto menyebut pada tahun lalu kasus kekerasan di Kota Semarang mencapai 227 kasus. 

Sedangkan, pada semester pertama 2024 ini, berdasarkan data DP3A Kota Semarang, kasus kekerasan hingga Semester 1 tahun 2024, ada 155 kasus kekerasan. 

"Padahal kan masih satu semester tapi angkanya sudah tinggi. Untuk itu kita butuh kolaborasi temen-temen media untuk menginformasikan dan mengedukasi masyarakat," katanya, saat kegiatan Peningkatan Peran Media dalam Advokasi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Selasa (30/7). 

Edy Rijanto mengatakan, pencegahan tidak hanya dilakukan oleh DP3A tapi juga melibatkan banyak stakeholder, diantaranya media.

Dia menilai, media memiliki peran penting dalam menginformasikan dan mengedukasi masyarakat. Media bisa memberikan informasi secara cepat. 

Dia berharap, kolaborasi antara media dan DP3A bisa terus terjalin agar angka kekerasan di kota Semarang semakin turun. 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut