Tempat Karaoke Penyedia Striptis dan Prostitusi di Semarang Digerebek Polisi, 16 PK Digelandang

“Kami lakukan penegakan hukum di sini, berdasar laporan dari masyarakat tentang adanya pornografi di sini, yang kami selidiki beberapa bulan, bahwa di lokasi ini menyediakan striptis,” kata Kombes Dwi di lokasi.
Total pemandu karaoke yang digelandang petugas ada 16 orang, selain itu turut digelandang pula manajer setempat dan mami yang mengkoordinir pemandu karaoke itu. Kombes Dwi juga menyebut di tempat karaoke itu diduga digunakan sebagai praktik prostitusi.
Pihaknya saat ini masih melakukan serangkaian pemeriksaan lanjutan. “Belum penetapan tersangka (malam ini), nanti kita lihat hasil pemeriksaan,” sambungnya.
Sementara itu, lokasi Mansion Executive Karaoke itu langsung dipasang garis polisi oleh petugas. Belasan orang di sana diangkut petugas, dengan pendampingan polwan, dibawa ke Markas Polda Jateng yang jaraknya hanya terpaut sekitar 1 km.
Kombes Dwi menambahkan kegiatan ini juga menjadi bagian dari operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Editor : Ahmad Antoni