Demo di Sejumlah Daerah Jateng Berujung Anarkis, 42 Orang Luka

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Demo anarkis terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah pada Jumat (29/8/2025) malam hingga Sabtu (30/8) dinihari.
Massa melakukan pengrusakan dan pembakaran sejumlah kendaraan hingga fasilitas umum. Di Kota Semarang, aksi anarkis massa menyasar fasilitas umum dan mobil yang terparkir di belakang Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Tidak hanya itu, massa juga menyerang pos lalu lintas di kawasan Simpang Lima dengan melempar batu serta benda-benda berbahaya lainnya. Menanggapi aksi tersebut, petugas gabungan dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang kembali diterjunkan untuk menghalau massa serta mengembalikan ketertiban di lokasi.
Berkat kesigapan aparat, konsentrasi massa yang ricuh berhasil digeser ke beberapa titik, di antaranya sekitar Kantor Pos Jalan Airlangga dan depan Kantor Bank Indonesia di kawasan Pleburan. Petugas juga melakukan penutupan ruas jalan serta pengalihan arus lalu lintas di sekitar Simpang Lima dan Jalan Pahlawan demi menghindarkan masyarakat dari potensi menjadi korban aksi anarkis.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi anarkis yang merugikan masyarakat.
“Aksi massa kali ini sudah mengarah pada tindakan anarkis dengan merusak fasilitas umum dan membakar kendaraan. Tindakan kepolisian yang dilakukan saat ini adalah semata-mata untuk melindungi keselamatan warga Kota Semarang dari aksi kelompok tak bertanggung jawab,” tegasnya.
Ketegasan petugas akhirnya membuahkan hasil dan memulihkan ketertiban pada pukul 22.30 WIB saat seluruh massa menghentikan aksi anarkis dan membubarkan diri.
Dalam keterangannya usai pengamanan, Kabid Humas menyebut bahwa aksi anarkis tersebut juga terjadi di Surakarta dan Magelang.
"Ada beberapa wilayah selain Kota Semarang, aksi anarkis juga terjadi di Magelang Kota dan Solo," ungkapnya.
Editor : Ahmad Antoni