Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puncak Kemarau, Kodam IV Diponegoro Siagakan Kekuatan Teritorial Hadapi Karhutla di Jateng-DIY
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Menegangkan Sanjoto, Berjibaku Memburu Gembong PKI DN Aidit saat Singgah di Semarang

Rabu, 01 Oktober 2025 | 06:30 WIB
  • author Ahmad Antoni
Kisah Menegangkan Sanjoto, Berjibaku Memburu Gembong PKI DN Aidit saat Singgah di Semarang
Sanjoto (95), pensiunan Kapten Polisi Militer, berada di depan rumahnya, Jalan Belimbing Semarang. Foto: Istimewa/Dok

“Waktu Aidit transit, saya dengan senjata lengkap, bawa 2 senjata salah satunya pistol. Saat perburuan waktu itu, saya bersama dengan 2 anggota kodim dan 3 anggota CPM,” kata Sanjoto. 

Dia mengungkapkan, ketika itu dirinya secara kebetulan telah membaca keadaan di dalam ruangan. Ternyata rombongan DNA (DN Aidit) pergi ke timur (Solo). 

“Lantas saya telepon sama komandan, saya laporan bahwa dua jam yang lalu sudah tak ada, lari ke timur. Di Solo komandan saya telepon Dandenpom Solo dijawab sudah diberondong (tertangkap di Solo),” ungkap kakek yang lahir 17 November 1930 ini.

Pernah Ikut BKR 
Sanjoto pun mengisahkan perjalanannya hingga jadi perwira Polisi Militer. Setelah Kemerdekan dirinya masuk dalam barisan Badan Keamanan Rakyat (BKR) cikal bakal TNI. 

Dia mendapat pangkat Letnan Muda, meski tak pernah menyandang pangkatnya di pundak maupun lengan bajunya. 

Bertugas sebagai pasukan pengawal, Sanjoto pernah mendapatkan perintah mengawal dan menyeberangkan Panglima Besar Jenderal Soedirman saat bergerilya di wilayah Wonogiri hingga masuk Jawa Timur. 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut