get app
inews
Aa Text
Read Next : 16.281 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Terjual, Ini 5 Kereta Favorit Mudik Lebaran 2026

Gempa Pacitan Terasa hingga Semarang, Daop 4 Semarang Hentikan Sementara 14 Perjalanan KA

Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:26 WIB
header img
PT KAI Daop 4 Semarang menginformasi gempa bumi M 6,4 yang mengguncang Pacitan pada Jumat (6/2/2026) dini hari dirasakan hingga wilayah pengendalian Daop 4 Semarang. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang menginformasi gempa bumi M 6,4 di Pacitan pada Jumat (6/2/2026) dini hari dirasakan hingga wilayah pengendalian Daop 4 Semarang.

Diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi kekuatan M6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) pukul 01.06.10 WIB. 

BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,2.

Sebagai langkah antisipasi dan bagian dari prosedur keselamatan operasional, KAI Daop 4 Semarang menghentikan sementara perjalanan kereta api di wilayah terdampak guna memastikan kondisi sarana dan prasarana perkeretaapian aman pascagempa.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa sesaat setelah gempa dirasakan, KAI langsung melakukan koordinasi dengan unit terkait.

“Pada pukul 01.09 WIB, KAI Daop 4 Semarang segera berkoordinasi dengan unit terkait. Seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menunggu laporan dari petugas mengenai kondisi prasarana,” jelas Luqman, Jumat (6/2) pagi.

Penghentian sementara perjalanan kereta api dilakukan untuk memastikan jalur rel, jembatan, serta seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi aman dan layak dilalui sebelum operasional kembali dijalankan.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut