get app
inews
Aa Text
Read Next : BLA Semarang Inisiasi Deklarasi Moderasi Beragama Pendidik se-DIY

Deretan Madrasah Tertua di Indonesia, Nomor 5 Pusat Pendidikan Islam Penting di Jawa Tengah

Senin, 09 Februari 2026 | 11:40 WIB
header img
Madrasah Adabiah di Padang menjadi salah satu pelopor pendidikan Islam modern di ranah Minangkabau. (Foto/Dispusip Kota Padang)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Berikut ini deretan madrasah tertua di Indonesia yang perlu diketahui masyarakat, salah satunya ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. 

Madrasah-madrasah tertua tersebut memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan sistem pendidikan Islam hingga saat ini. 

Sejarah pendidikan Islam di Indonesia tak lepas dari peran madrasah yang berdiri sejak awal abad ke-20. Lembaga-lembaga pendidikan ini menjadi pelopor dalam menggabungkan pelajaran agama dan ilmu umum, sekaligus membuka akses pendidikan bagi masyarakat pada masa kolonial. 

Dikutip dari Instagram Pendis Kemenag, berikut ini deretan madrasah tertua di Indonesia yang mewarnai perjalanan pendidikan di Tanah Air, dikutip Senin (9/2/2026). 

1. Madrasah Adabiah, Padang 
Madrasah Adabiah di Padang menjadi salah satu pelopor pendidikan Islam modern di ranah Minangkabau. Lembaga ini didirikan oleh Syekh Abdullah Ahmad pada tahun 1909. 

Dalam perkembangannya, Madrasah Adabiah bertransformasi menjadi Hollands Inlandsche School (HIS), yang dikenal sebagai sekolah rakyat pertama di Minangkabau. Keberadaannya menjadi titik awal pembaruan sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan modern di wilayah tersebut. 

2. Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah (MIDI), Yogyakarta 
Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah (MIDI) didirikan oleh K.H. Achmad Dahlan pada 1 Desember 1911. Madrasah ini dikenal sebagai "sekolah agama modern" pertama di Indonesia. 

MIDI menerapkan sistem pembelajaran yang memadukan pendidikan agama dan ilmu umum dalam satu kurikulum. Pendekatan ini membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak pada masa kolonial dan menjadi model bagi lembaga pendidikan Islam lainnya. 

3. Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyah, Jakarta 
Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyah didirikan pada tahun 1914 di Jakarta oleh Syekh Ahmad bin Muhammad As-Surkati Al-Anshary bersama para sahabatnya. Lembaga ini menjadi cikal bakal berdirinya organisasi Al-Irsyad Al-Islamiyah.

Sejak awal, madrasah ini berfokus pada penguatan tauhid, ibadah, dan amaliah Islam, serta mendorong pembaruan pemikiran pendidikan Islam di Indonesia. 

4. Madrasah Nahdlatul Wathan (MNW), Surabaya 
Madrasah Nahdlatul Wathan berdiri pada tahun 1916 di Surabaya atas prakarsa K.H. Wahab Hasbullah. Sebelum mendirikan madrasah, K.H. Wahab Hasbullah berkenalan dengan Mas Mansur, seorang tokoh muda yang baru kembali dari Mesir. 

Keduanya kemudian sepakat mendirikan organisasi Jam'iyyah Nahdlatul Wathan untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam melalui madrasah. Organisasi ini memperoleh status legal pada tahun yang sama dan mendirikan madrasah resmi di Surabaya. 

5. Madrasah Qudsiyah, Kudus 
Madrasah Qudsiyah di Kudus didirikan pada tahun 1919 oleh para ulama terkemuka sebagai respons terhadap kebutuhan pendidikan Islam yang kuat pada masa penjajahan. 

Madrasah ini dipimpin oleh K.H.R. Asnawi sebagai kepala sekolah, serta didirikan bersama tokoh-tokoh seperti K.H. Shafwan Duri, K.H. Kamal Hanbali, R.H. Dahlan, dan H. Zaini Asnawi. Keberadaannya menjadi salah satu pusat pendidikan Islam penting di Jawa Tengah pada masa itu.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut