Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 615 Kejadian Kebakaran Landa Jateng, Kapasitas Personel Tim Reaksi Cepat Ditingkatkan
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Permainan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran

Kamis, 12 Februari 2026 | 07:54 WIB
  • author Ahmad Antoni
Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Permainan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran
Gubernur Ahmad Luthfi dalam acara HLM, TPID, TP2DD, serta Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata (Keris) Jawa Tengah, di Semarang, Rabu (11/2). (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan, pengendalian harga pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 menjadi perhatian utama bagi seluruh kepala daerah di wilayahnya. 

Luthfi meminta agar jangan sampai ada lonjakan harga pangan akibat distribusi tersendat maupun permainan pasar.

“Tidak boleh ada sumbatan distribusi, tidak boleh ada permainan harga. BUMD harus hadir,” tegas Luthfi dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata (Keris) Jawa Tengah, di Semarang, Rabu (11/2).

Dia mengungkapkan, kebutuhan masyarakat akan meningkat saat Ramadan dan Idul Fitri. Karena itu, pengendalian harga harus dilakukan sejak awal, terutama untuk komoditas strategis seperti cabai, bawang merah, beras, dan minyak goreng.

“Kebutuhan masyarakat meningkat, maka potensi kenaikan harga juga meningkat. Itu harus dikendalikan oleh para bupati dan wali kota di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Dia juga meminta setiap kabupaten/kota memasang dashboard (papan pantau) harga komoditas di pasar-pasar besar atau induk yang rutin diperbarui, agar masyarakat dapat memantau langsung perkembangan harga.

“Dashboard harga itu harus ada di pasar dan terus di-update. Biar masyarakat tahu, transparan, dan tidak ada permainan harga. Itu tanggung jawab pemerintah setempat,” tegas mantan Kapolda Jateng ini.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut