Jelang Angkutan Lebaran 2026, Daop 4 Semarang Intensifkan Perawatan Jalur Rel Kereta Api
3. Pemeriksaan Jembatan dan Drainase, terdiri dari pemeriksaan detail konstruksi jembatan kereta api, pembersihan saluran air di kanan kiri jalur dan normalisasi drainase di daerah rawan banjir dan genangan.
4. Patroli dan Penjagaan Daerah Pantauan Khusus, terdiri dari peningkatan frekuensi patroli di daerah rawan amblesan, banjir, dan longsor, penempatan petugas siaga prasarana selama 24 jam di daerah pantauan khusus serta mengoperasikan Petugas pemeriksa Jalur (PPJ) ekstra selama masa angkutan Lebaran.
5. Pensempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS)
Menempatkan AMUS yang terdiri dari Batu ballast, besi, kayu, bantalan beton dan material lain diatas gerbong datar. AMUS ditempatkan di 5 lokasi wilayah Daop 4 Semarang, Yaitu Stasiun Pekalongan, Stasiun Brumbung, Stasiun Gundih, Stasiun Cepu dan Stasiun Gambringan.
Dengan intensifikasi perawatan ini, Daop 4 Semarang menargetkan tidak adanya gangguan prasarana yang dapat menghambat perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Selain pekerjaan teknis, KAI juga menyiapkan tim tanggap darurat serta peralatan pendukung yang siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.
Daop 4 Semarang berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran dengan tenang.
"Untuk mendukung kelancaran operasional, masyarakat juga diimbau untuk tidak beraktivitas di jalur rel serta disiplin saat melintas di perlintasan sebidang," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni