Momen Akrab Warga Somagede Pijat Prajurit TNI Melepas Lelah di Sela TMMD
Serka Toni sempat menoleh, sedikit sungkan. “Waduh, Pak… jadi tidak enak saya.” Pak Samsuri terkekeh ringan. “Tidak apa-apa, Pak. Biar saya yang gantian membantu. Bapak-bapak sudah bantu desa kami,” ungkapnya.
Pijatan itu sederhana, namun hangatnya menjalar lebih jauh dari sekadar otot yang lelah. Ia menyentuh rasa—rasa terima kasih, rasa bangga, dan rasa memiliki yang tak bisa diukur dengan kata.
Tak jauh dari bangku kayu itu, pekerjaan kembali dipersiapkan. Adukan semen menunggu untuk diratakan. Jalan yang dulu becek dan terjal kini perlahan menjelma lebih kokoh.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono mengatakan, momen seperti inilah yang menjadi jiwa dari TMMD.
“Kebersamaan TNI dan rakyat bukan hanya saat bekerja bersama, tetapi saat saling peduli dalam kelelahan dan keikhlasan,” katanya.
Siang terus berjalan. istirahat usai. Serka Toni bangkit dari bangku kayu itu dengan bahu yang terasa lebih ringan. Bukan semata karena pijatan, melainkan karena ketulusan yang menyertainya.
Di Desa Somagede, rabat beton memang sedang dituntaskan. Namun di atas bangku kayu sederhana itu, sesuatu yang lebih kuat sedang dibangun, ikatan hati antara prajurit dan rakyat.
Editor : Ahmad Antoni