Kisah Inspiratif Bripda Salma, Polwan Ditpolairud Polda Jateng Hafal 30 Juz dan Dalami Qiraat Sabah
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Kisah inspiratif datang dari Bripda Salma Maria Naifa, anggota Ditpolairud Polda Jateng. Di bulan suci Ramadan, Polwan angkatan 55 tahun 2024 itu membuktikan bahwa tugas negara, pembinaan diri dan ibadah dapat berjalan secara beriiringan.
Lulus melalui jalur Proaktif (Rekpro) Hafidz Al-Quran, Bripda Salma tidak lantas berpuas diri dengan hafalan 30 juz yang telah diraihnya sejak masa sekolah. Di tengah dahaga dan lapar saat menjalankan tugas sebagai polisi perairan justru sedang menapaki tingkatan ilmu Al-Quran yang jauh lebih dalam, yakni Qira’at Sab‘ah.
Qira’at Sab‘ah adalah ilmu tentang tujuh variasi cara membaca Al-Qur’an yang bersanad langsung dari lisan Rasulullah SAW. Bagi Bripda Salma, mempelajari ilmu ini di bulan Ramadan memiliki makna spiritual yang mendalam.
"Saya ingin mendalami ilmu Al-Qur’an yang bersanad sampai Rasulullah SAW agar ilmunya terus terjaga dan tidak hilang. Dengan memahami perbedaan tersebut, umat dapat terhindar dari sikap saling menyalahkan karena ketidaktahuan,” ungkapnya, Senin (2/3/2026).
Di tengah kesibukan dinas Senin hingga Jumat, Bripda Salma memanfaatkan akhir pekan untuk menimba ilmu. Setiap pekan ia menyetorkan hafalan Qirā’ah Sab‘ah di Pondok Pesantren At-Taufiiqiyyah, Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, sebuah pondok pesantren yang fokus pada bidang tahfidzul Qur’an.
Di sana, ia dibimbing langsung oleh pengasuh pondok, Kyai Zaenal Arifin, M.Pd. Proses belajar dilakukan secara rutin melalui setoran hafalan, memastikan setiap bacaan terjaga ketepatannya sesuai kaidah dan sanadnya.
“Tantangannya tentu membagi waktu setelah berdinas untuk menyiapkan setoran. Tapi saya niatkan untuk mengisi hari libur dengan hal yang bermanfaat,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni