get app
inews
Aa Text
Read Next : Demo Mahasiswa di Semarang Tanpa Aksi Anarkis, Polda Jateng Acungi Jempol

Kasus Mahasiswa Gegar Otak Diduga Dianiaya Puluhan Teman Sekampus, Ini Penjelasan Undip

Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:29 WIB
header img
Gedung Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip Semarang. (foto: IG fib_undip)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyampaikan penjelasan terkait seorang mahasiswanya, A, Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), yang menjadi korban dugaan penganiayaan puluhan temannya.

Undip telah membentuk Tim Kode Etik guna mendalami kasus dugaan pengeroyokan tersebut. Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip Nurul Hasfi menyampaikan keprihatinan atas dugaan penganiayaan dialami mahasiswa tersebut.

"Undip sangat prihatin atas kondisi yang dialami oleh A dan mendoakan semoga segera diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali," ujar Nurul dalam siaran pers dikutip Jumat (6/3/2026).

Meskipun kejadian tersebut berlangsung di luar lingkungan kampus dan di luar kegiatan akademik, kata dia, Undip mengutuk segala bentuk kekerasan.

"Undip akan mendalami kejadian ini secara komprehensif dan memproses lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Menurutnya, Tim Kode Etik mengawal permasalahan tersebut akan memberikan sanksi yang seberat-beratnya kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan tindakan kekerasan sesuai dengan ketentuan.

"Undip mempercayai dan menghormati proses hukum yang tengah berlangsung dan secara aktif memonitor dan mendorong proses hukum agar dapat berlangsung objektif dan transparan sehingga melahirkan keputusan yang seadil-adilnya terhadap mereka yang terlibat," jelasnya.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut