Mudik Gratis Jateng, 325 Bus Siap Angkut Belasan Ribu Perantau Pulang Kampung
Pengemudi dan Kru Bus Dites Urine sebelum Berangkat
“Kondisi kesehatan juga diperiksa. Bahkan pada hari pemberangkatan pukul 06.00, akan dilakukan tes urine kepada pengemudi dan kru bus, untuk memastikan mereka tidak terpengaruh narkoba atau alkohol,” ujarnya.
Risturino menjelaskan, program Mudik Gratis ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat perantau, terutama yang bekerja di sektor informal di wilayah Jabodetabek.
“Program ini membantu warga Jawa Tengah yang merantau, agar bisa pulang kampung dengan transportasi yang pasti, gratis, aman, dan nyaman,” kata dia.
Dalam program Mudik Gratis 2026, Pemprov Jateng menyiapkan dua moda transportasi darat, yakni bus dan kereta api.
Diberangkatkan dari TMII Menuju 35 Daerah di Jateng
Sebanyak 325 unit bus dengan kapasitas 16.186 penumpang akan diberangkatkan pada 16 Maret 2026 dari area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi dan Masjid At-Tin di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Selain itu, 23 unit bus berkapasitas 1.133 penumpang juga akan diberangkatkan dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung.
Untuk moda kereta api, disiapkan tiga rangkaian perjalanan dari Stasiun Pasar Senen dengan total kapasitas 1.288 kursi menggunakan layanan KA Jaka Tingkir dan KA Tawang Jaya serta satu rangkaian tambahan.
Menurut Risturino, program tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan para perantau saat mudik Lebaran.
“Sebagian besar peserta adalah pekerja sektor nonformal. Dengan adanya program ini, penghasilan yang mereka peroleh bisa dibawa pulang ke kampung halaman secara utuh,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni