Ojol LLJ Banyumas Raya Dukung Kebijakan WFH, Ini Alasannya
Arza juga menilai bahwa WFH memiliki dampak jangka panjang yang positif, tidak hanya bagi pekerja kantoran, tetapi juga bagi pelaku transportasi dan masyarakat luas. Berkurangnya kemacetan dinilai mampu menekan tingkat stres di jalan serta meningkatkan kualitas hidup.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan WFH seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari transformasi sistem kerja yang lebih adaptif di era modern.
“Kami mendukung langkah pemerintah ini. WFH bukan berarti aktivitas ekonomi berhenti, tapi berubah pola. Justru di situlah kita harus beradaptasi. Yang penting produktivitas tetap berjalan, dan masyarakat bisa bekerja dengan lebih efisien,” tegasnya.
Ojol LLJ Banyumas Raya berharap pemerintah dapat terus mengevaluasi dan mengembangkan kebijakan WFH secara berkelanjutan, termasuk dengan memperkuat infrastruktur digital dan sistem pengawasan kinerja agar implementasinya semakin optimal.
Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas ojek online, kebijakan WFH diharapkan mampu menjadi salah satu solusi konkret dalam menghadapi tantangan kemacetan, konsumsi energi, dan produktivitas kerja di Indonesia.
Editor : Ahmad Antoni