Update Banjir Demak: 8 Desa Masih Terendam, Ribuan Warga Terdampak
DEMAK, iNewsSemarang.id – Banjir masih menggenangi wilayah Kabupaten Demak hingga Sabtu (4/4/2026). Ribuan warga terdampak banjir masih mengungsi.
Bencana banjir Demak ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan serta meluapnya Sungai Tuntang yang menyebabkan tanggul jebol di beberapa wilayah terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) AbduMuhari menyebutkan, lokasi pengungsian tersebar di berbagai tempat.
Antara lain di Masjid Babu Rohim Dukuh Solondoko sebanyak 200 jiwa, Masjid Rodhotul Janah Dukuh Solowere sebanyak 500 jiwa, Kantor Kecamatan Guntur sebanyak 119 jiwa, serta Tanggul Gobang yang menampung sekitar 400 jiwa.
Selain itu, pengungsi juga tersebar di balai desa, musala, madrasah, dan rumah warga lainnya yang masih dalam proses pendataan.
“Beberapa pengungsi dilaporkan dalam kondisi sakit dan saat ini telah mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dinas kesehatan setempat,” kata Aam sapaan Abdul Muhari, Sabtu (4/4/2026).
Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, banjir Demak berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung.
Tanggul jebol terjadi di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Trimulyo pada dua titik, yakni di Dukuh Solondoko sepanjang sekitar 30 meter dan Dukuh Solowere sepanjang 10 meter. Selain itu, tanggul juga jebol di Desa Sidoharjo dengan panjang sekitar 15 meter.
Editor : Ahmad Antoni