Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Berikut Venue dan Rangkaian Acaranya
Menurutnya, logo MTQ ini menggambarkan harmoni antara spiritualitas Islam, kearifan budaya Jawa, dan identitas Kota Semarang. Dikatakan dia, MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum membangun generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berbudaya.
Wagub Jateng Taj Yasin menyatakan, siap mendukung penuh seluruh tahapan pelaksanaan MTQ Nasional tersebut.
"Pelaksanaan MTQ ini bukan hanya sukses dalam acaranya, sukses dalam prestasinya, akan tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana sukses mengungkit pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Khususnya para pelaku UMKM," ujarnya.
Ia mengatakan, kedatangan ribuan tamu tersebut diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan dengan sebaik mungkin.
"Apalagi nanti akan ada event penyerta sebagaimana yang diusulkan Kota Semarang, antara lain festival rebana, dugderan mini, dan syiar keagamaan, dan lainnya,” katanya.
Taj Yasin meminta semua pihak mendukung agar MTQ Nasional ini berjalan sukses, lancar, tertib, aman, dan sesuai standar nasional.
"Kepada panitia, berikan pelayanan yang prima agar Jawa Tengah dikenal sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional," katanya.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, Kota Semarang menyatakan siap menjadi pusat pelaksanaan kegiatan tersebut. Bahkan, ada event tersendiri yang disiapkan untuk menyambut rangkaian penyelenggaraan MTQ Nasional ini.
"Kami mengusulkan Rekor Muri menyanyikan Mars MTQ terbanyak pada saat pembukaan. Nanti akan melibatkan siswa, santri, ibu-ibu pengajian,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni