Hari Kartini, SMA Don Bosko Cetak Rekor Literasi dan Inklusi Menabung Emas dengan Peserta Terbanyak
Menurutnya, korelasi Ibu Kartini kala itu memperjuangkan emansipasi wanita dan ingin para wanita bisa membaca menulis. “Itu artinya ibu Kartini punya wawasan yang visioner, pandangan yang jauh ke depan. Ini ada hubungannya dengan investasi,” ujarnya.
Heni menyampaikan bahwa para siswa mempunyai tantangan besar di tahun 2045 mendatang, sehingga perlu disiapkan investasi untuk masa yang akan datang.
“Kalau mereka berinvestasi mulai dari sekarang, hidup sederhana, menggunakan uang dengan bijaksana. Misalnya investasi maka nanti mereka akan jadi generasi unggul di tahun 2045. Tak hanya investasi prestasi, tapi juga investasi rohani dan investasi emas,” ujarnya.
Anwar Yusuf selaku Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Semarang mengatakan, di momen Hari Kartini, semangat emansipasi, semangat keluar dari kemiskinan dan kebodohan.

“Dengan hadirnya Pegadaian hari ini di sekolah PL Don Bosko, kami menginspirasi generasi muda dengan belajar berinvestasi untuk masa depan yang lebih cerah. Investasi yang kita tawarkan tabungan emas yang bisa diakses melalui aplikasi,” kata Anwar.
“Pesan kami berhati-hatilah dalam berinvestasi jangan kita tergoda dengan godaan bahwa investasi ini bisa mendapatkan provit jauh lebih besar dengan waktu yang singkat tentunya pelajari instrument investasi dengan baik. Belajarlah dari yang kecil jangan langsung yang besar,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni