get app
inews
Aa Text
Read Next : Resmi Diluncurkan, MTQ Nasional XXXI Jateng Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

Semarang dan Jateng Bagian Utara Terancam Tenggelam, Pembangunan Giant Sea Wall jadi Prioritas

Selasa, 05 Mei 2026 | 03:51 WIB
header img
Banjir menggenangi kawasan Polder Tawang Kota Lama Semarang pada Kamis (14/3/2024). (foto: iNewsSemarang.id)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Pembangunan Giant Sea Wall di wilayah Jakarta hingga Semarang akan menjadi prioritas. Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Didit Herdiawan Ashaf mengatakan rencana pembangunan Giant Sea Wall sepanjang 575 km dibangun dalam 15 segmen. 

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan itu menyebutkan, sejumlah wilayah masuk dalam penanganan tahap awal, seperti teluk Jakarta, Semarang, dan wilayah Jateng bagian utara. Sumber pembiayaan proyek ini secara keseluruhan akan ditanggung APBN dan pembiayaan investor. 

"Pembangunannya sendiri lebih kurang sekitar 575 km di Pantura Jawa. Kita bagi ke dalam 15 segmen di mana bisa menggunakan kegiatan pembangunan secara paralel," jelas Didit dalam konferensi pers Kick Meeting Giant Sea Wall di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Salah satu pertimbangan Jakarta dan Semarang mendapatkan penanganan lebih awal karena melihat penurunan muka tanah yang lebih cepat dibandingkan kota-kota lainnya. Selain itu kedua kota ini juga dinilai punya lebih banyak aset ekonomi yang perlu dilindungi. 

Dia menjelaskan muka tanah di Jakarta dan Semarang mengalami penurunan hingga 20 cm setiap tahunnya. Hal tersebut diakibatkan oleh penyedotan air tanah yang signifikan serta peningkatan aktivitas industri di kawasan tersebut. 

"Oleh karena itu kami juga melaksanakan kegiatan perencanaan. Groundbreaking program dan groundbreaking infrastruktur supaya berjalan bersama-sama. Di mana pada saatnya pelaksanaan kegiatan ini dilakukan kerja sama dengan pemerintah daerah," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut