Antisipasi Kekeringan, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air Bersih
Terkait distribusi tersebut juga sudah dilakukan pemetaan termasuk alat distribusi. Menurut Bergas, saat ini masih dilakukan kajian dan perhitungan terkait biaya distribusi mengingat adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, untuk kesiapan menghadapi musim kemarau sudah ada koordinasi dengan kabupaten/kota. Salah satunya untuk pemetaan daerah-daerah rawan kekeringan di Jawa Tengah.
Pihaknya juga akan melakukan koordinasi mengenai persoalan tersebut dengan sejumlah BUMD, supaya dampak kekeringan bisa diantisipasi.
"Nanti kita koordinasikan lagi, termasuk dengan beberapa BUMD juga kita kondisikan. Ini untuk membantu agar dampak kekeringan bisa dikurangi. Tidak hanya soal kebutuhan air bersih dan air baku, tetapi juga dampaknya pada swasembada pangan," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni