PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026
Di tengah panasnya laga, Kvaratskhelia justru mencatat sejarah. Dia menjadi pemain pertama yang mencetak gol atau assist dalam tujuh pertandingan beruntun fase gugur Liga Champions dalam satu musim. Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan Kylian Mbappé dalam kontribusi gol terbanyak musim ini, masing-masing dengan 16 kontribusi (10 gol, 6 assist).
Bayern terus menekan di babak kedua, tetapi kesulitan menembus pertahanan disiplin PSG. Gol hiburan akhirnya datang jelang laga usai melalui Harry Kane, meski tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Statistik mencatat Bayern sebenarnya dominan dalam pertemuan di Munich, dengan lima kemenangan dari tujuh laga terakhir melawan PSG. Mereka juga mengincar treble seperti pada 2013 dan 2020, namun ambisi itu harus pupus hanya karena selisih satu gol.
Musim ini juga mencetak rekor baru, dengan PSG dan Bayern menjadi dua tim paling produktif di Liga Champions, masing-masing mencetak 43 dan 42 gol. Ini menjadi pertama kalinya dua tim menembus 40 gol dalam satu musim, dipengaruhi format baru fase liga.
Sementara itu, Arsenal lebih dulu memastikan tempat di final setelah menang 1-0 atas Atlético Madrid dan unggul agregat 2-1 atas tim asuhan Diego Simeone.
PSG kini memburu sejarah sebagai tim kedua yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun, mengikuti jejak Real Madrid yang melakukannya dengan tiga gelar beruntun pada 2016 hingga 2018.
Editor : Ahmad Antoni