Kisah Riza Azyumardi Azra, Olah Singkong Jadi Mocaf hingga Angkat Derajat Petani Lokal
BANJARNEGARA, iNewsSemarang.id - Singkong selama ini identik dengan pangan kasta kedua setelah nasi. Padahal jika diolah, ubi kayu bisa menjadi tepung singkong sebagai bahan dasar berbagai kudapan, hingga menjadi cadangan pangan pemerintah.
Pengolah tepung singkong atau modified cassava flour (mocaf) asal Banjarnegara, Riza Azyumardi Azra mengungkapkan, telah menggeluti bidang tersebut sejak 2015. Berawal dari kepeduliannya terhadap petani singkong yang saat itu hasil panennya hanya dihargai Rp200 per kilogram, kini dia mampu mengangkat derajat petani.
Riza berkisah, melalui Rumah Mocaf yang didirikan, dia mampu menyerap hasil panen singkong petani, dan mengolahnya menjadi berbagai produk turunan pengganti tepung gandum. Dia mengolah tepung singkong menjadi chocolate chips, chiffon cake, selondok, gula, tepung roti, tepung berbumbu, hingga gula cair.

"Dalam satu bulan untuk pasar domestik sekitar 30-40 ton. Kini tren permintaannya terus naik. Kami menjual ke pasar retail, pasar daring, dan pesanan personal. Kalau ke luar negeri, pernah ke Oman, Turki, Malaysia, juga ada permintaan dari China," ujarnya dikutip Sabtu (16/5).
Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, Riza memperoleh pasokan singkong dari petani di berbagai wilayah Banjarnegara. Melalui ekosistem yang terbentuk, dia rutin mendapat pasokan singkong yang telah diolah menjadi mocaf, kemudian diproses kembali menjadi berbagai produk non-gluten yang dinilai lebih sehat dan cocok bagi penderita celiac maupun alergi gandum.
Editor : Ahmad Antoni