Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD di Sekolah Terekam CCTV, Ini Kata Kepala Disdikbud Pekalongan
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Live TikTok Pocong Jadi-jadian di Kawasan Terowongan Rel KA Sragen, 3 Pelajar Ditangkap

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:35 WIB
  • author Ahmad Antoni
Heboh Live TikTok Pocong Jadi-jadian di Kawasan Terowongan Rel KA Sragen, 3 Pelajar Ditangkap
Jagat media sosial digegerkan aksi live TikTok bertema “pocong jadi-jadian” pada Kamis (28/5/2026) dini hari. (foto: istimewa)

SRAGEN, iNewsSemarang.id – Jagat media sosial digegerkan aksi live TikTok bertema “pocong jadi-jadian” pada Kamis (28/5/2026) dini hari. Konten horor yang dilakukan tiga pelajar itu membuat resah masyarakat Sragen.

Ketiganya akhirnya diamankan aparat Polres Sragen saat beraksi di kawasan Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder Sragen.

Aksi tersebut dilakukan demi mengejar popularitas dan gift monetisasi di platform TikTok. Salah satu pelaku tampil mengenakan kostum menyerupai pocong, sementara rekannya melakukan siaran langsung dan mengabadikan perjalanan mereka berkeliling Sragen pada malam hari.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa fenomena konten ekstrem demi viralitas media sosial harus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi kalangan remaja.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya anak-anak muda, agar menggunakan media sosial secara bijak dan kreatif tanpa membuat konten yang menimbulkan keresahan masyarakat maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegas Kapolres.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan para pelajar tersebut memang bertujuan hiburan dan mencari perhatian publik di media sosial. Namun apabila dibiarkan, tren serupa berpotensi memicu kepanikan warga, gangguan kamtibmas hingga kecelakaan lalu lintas.

“Jangan sampai demi mengejar viewers, likes ataupun gift di media sosial, justru menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Ruang digital harus dimanfaatkan untuk hal positif, edukatif dan membangun,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan dari lingkungan terdekat terhadap perilaku remaja di era digital saat ini.

“Peran orang tua, keluarga, lingkungan masyarakat hingga pihak sekolah sangat penting dalam memberikan pengawasan, bimbingan dan pembinaan kepada anak-anak. Jangan sampai mereka terpengaruh membuat konten-konten yang berlebihan hanya demi viral di media sosial,” ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

“Mari bersama-sama kita arahkan generasi muda untuk lebih kreatif, produktif dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital,” pintanya.

Kronologi Pembuatan Konten Horor
Peristiwa bermula pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB saat sejumlah pelajar berkumpul di sebuah rumah di kawasan Perumahan Plumbungan Indah, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Dari lokasi tersebut mereka mulai menyiapkan atribut dan kostum pocong untuk dijadikan konten live TikTok.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut